Setiap periodesasi ukm ldk stisip melaksanakan agenda pelantikan kepengurusan baru yang akan menahkodai organisasi serta membangun peradaban di tingkat internal kampus dan di tengah masyarakat pada umumnya, kegiatan yang bertemakan "Penguatan karakter dan intelektual kepemimpin demi terciptanya LDK yang bermartabat" bermakna seorang pemimpin akan dituntut untuk menjadi jiwa nasionalisme dan mejutkan peradaban yang hakiki untuk kemajuan organisasi.
Ketua yang di demisionerkan Salahuddin. Permohonan ma'af terhadap semua unsur apabila pada saat masa periode kepemimpinan saya terdapat sesuatu yang menyinggung perasaan dan miskomunikasi dalam berbagai hal, dalam menjalankan organisasi adalah nilai keikhlasan yang paling utama, manakala kita tidak memilirasa itu makan nilai seorang kader akan luntur dan tidak akan ada barhokahnya," ungkapnya.Ketua DPO "Eldan M. Nur, S. Sos. Mengurus organisasi harus dengan niat yang tulus agar telihat martabat dan kewibawaan, seorang pemimpin harus memilki konsep membangun dan konsep kerja dalam menjalankan roda organisasi demi kemajuan ldk kedepan, "pungkas Dae sapaan akrabnya.
BEM STISIP, Khairul. Menyampaikan bahwa karakter tanpa intelektual itu tidak akan pernah terwujut, mamapu memberikan inovasi batu untuk kampus kita tercinta, mamapu menciptakan mahasiswa dan masyarakat yang madani "Tuturnya.
Ketua STISIP diwakili Wakt III, Tasrif, S. Sos. M. Ikom. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa mereka yang ada diorganisasi ldk ini mamapu mendobrak kedzoliman di setiap permukaan yang telah merugikan rakyat, pergantian kepemimpinan ldk, ini merupakan sebuah proses dan tidak mudah melanjutkan sebuah kepemimpin tanpa kecerdasan yang jangan penah berpikir saya akan jadi apa dan dengan sendirinya akan menjadi sesuatu lewat proses yang baik sehingga akan terwujut sesuatu yang di harapkan, "ucapnya.
Lanjut Waket III, Sebuah anugrah yang membuat saya bisa berdiri di sini dan tidak semua orang bisa berdiri disi namun orang-orang yang memiliki kualitas dan berdedikasi tingilah akan mamapu berada di podium ini, mari kita tanamkan nilai-nilai kecerdasan yang akan membawa sebuah perubahan diri dan orang lain, "papar Tasrif.
Dalam penyampaiannya sahabat Ketua Korp Pemberdayaan Perempuan (KPP) "Nur Wahidah" bahwa kita adalah perempuan tangguh yang kan merubah peradaban masa de0an yang baik di tengah arus global 4.0, jangan menganggap bahwa kita perempuan itu lemah, pada hakikatnya kami merupakan tongkat penerus bangsa sebagaimana amanah dan cita-cita RA Kartini," Tegas Nur Wahidah.
Ketua umum "Idrajid" menyampaikan dalam sambutannya, mari kita bersama-sama berbuat untuk kemajuan organisasi dan semoga kita semua diberikan kelebihan untuk menjalankan amanah ldk kedepan. kita semua harus berkerja ekstra demi tercapainya ldk maju jaya, " tutupnya.



Posting Komentar