Pemerintan menargetkan para generasi muda agar adaptif dengan kondisi dunia digital yang semakin pesat dan kompleks saat ini sehingga perlu diimbangi dengan pengetahuan yang cukup dalam menyikapi perkembangan tekhnologi informasi saat ini sehingga tidak gampang terjerumus dalam hal-hal yang sifatnya destruktif.
Dalam acara webinar nasional yang diselenggarakan kementerian komunikasi dan informasi pada tanggal 9 September 2021 hadir sebagai narasumber yaitu Asbah Ambalawi, M.Hum yang merupakan Kepala Kerjasama dan Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Mataram menyampaikan materi tentang etika berinteraksi dan berkolaborasi dalam dunia digital.
Perkembangan dunia digital saat ini sangat pesat dan kompleks, jika tidak disikapi dengan bijak dan penuh pemahaman yang baik akan menumbulkan masalah dan bencana dikemudian hari. Turut hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut yaitu Shella Nadia CEO Artifashion, Anggie Ariningsih CEO Fintech P2P Lending, dan Putri Masyita.
“Bertindak positif dan meningkatkan kualitas diri menjadi faktor penting dalam meningkatkan interaksi positif dan kolaborasi dalam dunia digital," tutur Asbah Ambalawi.
Kolaborasi menjadi sangat penting dan strategis saat ini apalagi ditengah suasana sulit dan kompleks sepeti saat ini," lanjutnya.
kolaborasi melahirkan energi, energi melahirkan kekuatan, kekuatan melahirkan pengembangan, pengembangan melahirkan inovasi, inovasi melahirkan solusi, solusi melahirkan kesejahteraan dan kesejahteraan melahirkan kebahagiaan.
Di akhir sesi acara Asbah Ambalawi berpesan bahwa “perbedaan yang ada dan akan terus bermunculan kedepan dalam dunia digital tidak boleh membuat kita justru melemah, jutru perbedaan ini kita jadikan kekuatan karena pikiran boleh berbeda tetapi hati tetap menyatukan kita sebagai umat yang beragama, inilah rahmat ilahi keberkahan besar yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita sebagai sebuah bangsa," Tutupnya.


Posting Komentar