Komisi lll Serap Aspirasi, di Labuan Kananga disambut Warga Bali

Bima ~ Media Aspirasi ~ Pada hari minggu (20/06/2021) Anggota DPRD Kabupaten Bima Komisi ll Fraksi Nasdem Edy Muhlis s.sos dan fraksi Demokrat, Dedy MT. Serapkan aspirasi masyarakat di desa labuan kananga Kecamatan Tambora. 


Penyerahan Pipa paralon ini turut hadir, didampingi kepala desa Labuan kananga, Sekertaris dan Kapolsek tambora di wakili. Demi mewujudkan kemakmuran rakyat untuk mendapatkan kebutuhan air bersih di terima langsung oleh masyarakat.


Salah satu masyarakat, Nyoman Sujana. Mengharapkan dapat bermanfaat untuk selanjutnya, terhadap adanya program yang diturunkan oleh para dermawan seperti Anggota DPRD kabupaten Bima pak Edy Muhlis dan pak Dedy MT.  

"Saya mewakili masyarakat Bali di sini menjaga amanat Anggota DPRD dua ini, walau pun akan berkelanjutan, harapan kami sudah di depan mata, tentu kami juga mengucapkan terima kasih atas perhatiannya dan partisipasi, yang sungguh luar biasa, bantuannya sangat bermanfaat untuk warga kami," harapan masyarakat.


ketua komisi ll Edy Muhlis, mengungkapkan keadaan. Dari suku Bali yang jauh dari perhatian pemerintah, ternyata potensi sumber daya alam yang ada di sini cukup luar biasa, itu saya lihat diperhatikan oleh pemerintah.


Lanjut ketua komisi lll, mengatakan bahwa potensi kehidupan sehari-hari oleh masyarakat, ada jambu mente ada pohon pisang Kemudian ada beberapa pohon lain tapi satu yang mereka rindukan adalah perhatian pemerintah, mereka tanam ini sudah hidup tanpa air saya tidak pernah berpikir ini bisa hidup di atas gunung. 


"Oleh sebab itu, kami hadir di sini atas nama Komisi 3 komisi yang berkaitan dengan masalah itu mengharapkan Kepada Bupati kepada dinas terkait dengan badan perencanaan daerah untuk fokus memberikan perhatian," ungkap Edy Muhlis.


Lebih Lanjutnya, kalau sudah fokus dalam perhatiannya pada masyarakat. Bagaimana pengadaan air di sini, pasti masyarakat bisa menikmati air 


" kita minta kepada dinas pertanian harus turun tangan dalam rangka melakukan pengadaan-pengadaan yang namanya pohon kelengkeng misalnya rambutan kemudian manggis dan durian," ungkap ketua komisi (lll)


Tambahan dia, Oleh karena itu pihak pertanian harus serius menangani kebutuhan masyarakat, hal ini ternyata jauh dari perhatian pemerintah daerah, nanti langsung kita bahas semua dalam rapat untuk aspirasi masyarakat," tutupnya.(MA/6)