Begini, Aksi Dua Anggota Komisi lll DPRD di Pulau Satonda

Bima ~ Media Aspirasi ~ Pada hari minggu (20/06/2021) melakukan aksi tindakan tukik di Pantai satonda, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, provinsi nusa tenggara barat NTB 
di tempat pulau satonda, melakukan kegiatan dalam rangka road to HKAN 2021, bersama instansi terkait, babinsa, babinkamtibmas, pemdes, DPRD kabupaten bima, dan SDN 2 labuan kenanga termasuk kepala sekolah dan beberapa siswa, diikuti oleh Masyarakat Mitra Polhut (MMP) dan kelompok lentera, Kegiatan yang dilakukan antara lain 


1. Bersih bersih pantai
2. Pelepasan tukik hasil budidaya
3. Pelepasan burung
4. Sosialisasi tentang ksda
5. Pemberian alat tulis anak sekolah SD

1. Ustadz Maulana (koordinator polhut SKW III BIMA DOMPU
2. Wahyu hari pamuji SP (Kepala resort satonda) 
3. Agung teguh wirebakti
4. Muh. dimas kurnia rahman.

Aksi tukik di Pantai Desa labuan kananga Kecamatan Tambora, menurut Ketua komisi l DPRD Kabupaten Bima Edy Muhlis S.Sos, sebagai bentuk kepedulian anggota DPRD komisi ll terhadap keberadaan konservasi penyu di Bima, khususnya di pesisir Pantai satonda yang keberadaan penyu semakin langka.


Pelepasan tukik kata Edy Muhlis juga sebagai upaya untuk menjaga ekosistim biota laut yang diusahakan oleh Kelompok Masyarakat Pengawas (MMP).


"Desa Labuan Kananga merupakan tempat untuk melakukan konservasi penyu oleh kelompok nelayan di sini dan kita menyediakan penyu hari ini. Mudah-mudahan seperti ini bisa bermanfaat bagi lingkungan lewat kegiatan penyulingan oleh kelompok Masyarakat Mitra Polhut (MMP)," Ucap Edy Muhlis.


Pelepasan tukik dipilih yang bisa dilepas, karena saat ini ekosistem penyu itu mengkhawatirkan. Padahal Indonesia memiliki pantai yang banyak, sehingga ekosistem penyu itu harus tetap dijaga dengan melakukan kembali anak penyu.


"Indonesia merupakan negara yang paling banyak spesies penyu. Dari beragam jenis penyu di dunia, beberapa jenis penyu yang ada di Indonesia, namun saat ini yang dilakukan hanya memiliki dua jenis,"Tanda Edy.


Dewan Komisi III, Anggota DPRD kabupaten Bima, Putra Asli Kecamatan Tambora berasal dari desa kawinda untuk menjadi perwakilan dapil ll Dedy MT, mengatakan, upaya Epson Indonesia ini sangat bagus, karena secara tidak langsung untuk membantu membantu. Harapannya pun, Epson tidak berhenti sampai di sini dan terus mendukung kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan dan konservasi.


Lanjutnya Dedy, Saat ini kondisi penyu di Provinsi NTB khususnya di pulau satonda, sangat mengkhawatirkan. Hal itu sepengatahuan saua disebabkan tiga lokasi habitat penyu mulai hilang. Tiga lokasi itu ada di Pulau satonda. Seperti di Pulau Moyo, dan didarata sepanjang Kecamatan tambora, di beberapa lokasi pulau itu juga sudah tergerus akibat abrasi. 


"Artinya sudah banyak lokasi penyu yang abrasi. Harapan kami kepada dinas-dinas terkait, dan pemerintah daerah juga bisa memperhatikan kondisi saat ini," pungkas dia.  


ketua pokdarwis Lentera Tambora. Dan Masyarakat Mitra Polhut (MMP), mengatakan terima kasih kepada dua anggota DPRD Kabupaten Bima menghadiri acara untuk tukik atau bayi di pantai yang biasa disapa (pulau satonda).


Lagi, Masyarakat Mitra Polhut (MMP) mengucapkan terima kasih atas kehadiran anggota DPRD kabupaten Bima komisi lll dari fraksi demokrat dapil ll Dedy MT, sekaligus putra Kecamatan tambora, atas perhatiannya Kami Posdarwis (LT) dan (MMP). Ia berharap pihak terkait bisa membantu upaya pelestarian penyu di Desa Labuan Kananga.


Masyarakat setempat, Kelompok konservasi penyu dan terumbu karang di Desa Labuan Kananga dibentuk tahun lalu. "Sementara biaya pengawasan kegiatan ini dilakukan secara swadaya serta beberapa donatur yang peduli terhadap penyu dan terumbu karang di pesisir Pantai satonda,"pungkasnya.(MA/6).


Sebuah, aksi solidaritas sosial terhadap lingkungan di pulau satonda, bersih-bersih sampah di sepanjang pantai.